Overlord Volume 14 Prolog

Prolog

Volume 14

The Witch of the Falling Kingdom

 

Ruangan Ainz terletak di lantai 9 Makam Besar Nazarick. Runganan ini, yang telah di ubah dari sebelumnya merupakan kamar tidur menjadi ruang kerja, berada di dekat koridor. Pemiliknya sedang tidak ada, namun suara kertas-kertas berhamburan dapat terdengar dari dalam. Disebelah meja yang sering digunakan Ainz, meja dan kursi kecil yang sama menawannya. Yang ditempati oleh Albedo, Guardian Overseer Makam Besar Nazarick, tengah duduk sembari melakukan pengecekan berkas-berkas diatas meja.

Ainz sudah merencanakan memberikan ruang kerja khusus untuknya, ruangan yang sebanding dengan ruangan yang ia miliki, yaitu ruangan yang tadinya digunakan untuk menyambut member baru guild potensial. Awalnya, Albedo benar-benar menggunakannya untuk bekerja, tetapi lama kelamaan ia tidak dapat lagi membendung keinginannya untuk bekerja di satu ruangan yang sama dengan masternya. Meskipun permintaannya tidak pernah mendapatkan respon postif dari masternya, berkat rajukan terus-menerusnya, alhasil ia mendapatkan persetujuan dari masternya.

Menatap kursi kosong, Albedo menundukan kepala dan menatap kebawah.

Seorang maid yang ditugaskan untuk membereskan kamar Ainz (bukan yang ditugaskan untuk menemani Ainz) tengah berdiri dalam diam dibelakang Albedo. Karenanya, maid itu benar-benar tidak bisa melihat eskpresi yang jarang ditunjukkan oleh Albedo. Seseorang yang dicintainya dan juga satu-satunya masternya sedang tidak berada di Makam Besar Nazarick. Masternya sedang menyelesaikan pertemuan rutin di kota E-Rantel.

Jika dia mendapatkan izin dari masternya, dia akan memberikan hukuman pada para idiot yang merencanakan rapat itu, mereka telah memangkas waktu yang ia miliki bersama masternya.

Tentu saja, permintaan itu tidak akan pernah disetujui. Sama seperti idenya untuk mengancam E-Rantel, yang akan dijadikan lautan api jika berani melawan, tetapi idenya itu berakhir sia-sia. Ketidakpuasan di dalam hatinya mulai menumbuh dan berubah menjadi rajukan-rajukan yang ditunjukkan pada masternya.

“Sungguh menjengkelkan….. serangga-serangga itu….”

Suara nafas yang tertahan penuh teror dapat terdengar, tetapi hal itu diabaikan Albedo. Dia masih belum bisa melupakan ketika mereka menghancurkan kesempatannya (menunggangi Ainz) dan masih merasakan ketakutan akan melakukan hal yang sama untuk kedua kalinya. Disisi lain, Albedo telah memaafkan Mare untuk insiden itu karena suatu alasan tertentu. Mencoba mengatur emosinya, Albedo menghembuskan nafasnya. Dia kemudian memutar-mutar bahunya dua kali sebelum kembali lagi melihat sisa tumpukan dokumen.

Dengan Nazarick -tidak, Sorcerous Kingdom yang menyatakan perang, beban kerjanya kian meningkat.

Untuk diplomasi:

Di balik tirai interaksi ramah-tamah yang mereka miliki dengan beberapa kerajaan lain, tiupan yang menandakan dimulainya perang spionase telah terdengar.

Meskipun mereka telah mengkonfirmasi kehadiran mata-mata dari Theocracy, Kingdom, dan Citry State Alliance di E-Rantel, untuk sekarang Sorcerous Kingdom memilih hanya mengamati tindakan mereka. Sementara Demiurge yang tengah menyelesaikan urusannya, apa yang perlu Albedo lakukan adalah menghafal laporan yang ada dihadapannya.

Untuk urusan internal:

E-Rantel belum pernah mengalami banyak insiden mengenai perbedaan ras. Bukannya tidak pernah terjadi, tetapi, jika dibandingkan dengan kerajaan lain, jumlah insiden terkait hal itu dikerajaan ini sangatlah rendah.

Penduduknya tidak secara teknis berada dalam sebuah ancaman. Mereka hanya sudah saling mengerti betapa mengerikannya Sorcerous King dan apa yang bisa dilakukan pasukan undeadnya, oleh sebab itu, mereka tetap diam dan hidup dengan damai sebebasnya.

Jumlah tindak kejahatan semakin sedikit. Meskipun ada saja tindak kejahatan ringan, tetapi tidak ada yang berani melakukan tindak kejahatan berat. E-Rantel telah menjadi surga dimana perempuan dan anak-anak bisa berjalan dijalanan pada malam hari tanpa khawatir akan keselamatan mereka. Sampai-sampai merekda sudah kehabisan bahan eksperiman dari para penjahat yang tertangkap dan malah harus mendapatkannya dari Empire.

Kejahatan yang terjadi di kota yang damai seperti itu merupakan masalah yang sangat penting bagi Albedo. Menurut hukum Heinrich, insiden besar menunjukkan adanya 29 insiden kecil yang pada gilirannya dapat mengindikasikan lebih dari 300 anomali. Yang perlu dilakukan adalah menanggapi insiden itu dan semua keanehan yang terdeteksi, tidak peduli seberapa kecil kemungkinannya.

Binder ditangannya adalah laporan pengadilan E-Rantel selama satu bulan.

Karena betepa rincinya laporan itu, membacanya walaupun hanya sekali bisa memberikan banyak informasi. Meskipun Albedo dapat mengecek dokumen-dokumen itu lebih cepat dari orang biasa, memberikan kesan palsu kepada orang-orang yang melihatnya padahal ia hanya membolak-baliknya tanpa memikirkannya sama sekali.

Pada keadaannya, pena yang dipegang di tangannya yang lain bergerak dengan kecepatan konstan, mencatat informasi yang menurutnya menarik pada selembar kertas putih.

{Apakah keputusan hakim sudah benar? Mengapa terdakwa melakukan kejahatan seperti itu? Dugaan atas tata tertib umum dan moral saat ini di E-Rantel. Apakah pembuatan undang-undang baru sebagai tanggapan atas hal itu diperlukan?}

Pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh para bawahannya, Albedo kerjakan sendirian: menganalisis, mengevaluasi, menindaklanjuti. Untuk melakukan ini, seseorang haruslah memiliki pemahaman yang dalam mengenai urusan internal yang setara dengan keakraban seseorang dengan tangan kanan dan tissuenya sendiri serta tingkat kejernihan yang tidak manusiawi.

Penanya berhenti bergerak begitu ia selesai membaca laporan dan kemudian melanjutkannya dengan menuliskan poin-poin penting dari yang dia baca. Bagaimanapun juga itu merupakan sesuatu yang hendak dibaca oleh masternya, tulisan tangan yang tidak terbaca suatu tindakan tak termaafkan. Setelah menghabiskan lebih banyak waktu untuk menyalin rincian, proposal, dan dokumen penting lainnya, akhirnya pekerjaannya selesai.

Menilik kembali dokumen dari atas ke bawah, bibir Albedo membentuk senyuman kecil. Alasannya bukan karena kenyataan ia baru saja menyelesaikan pekerjaannya, tetapi hanya berasal dari kepuasan yang ia rasakan karena Albedo membuktikan dirinya berguna bagi masternya. Dia meletakkan dokumen-dokumen itu kembali ke dalam binder dan mengangkatnya dengan lembut ke udara yang mana dokumen itu diterima oleh maid, lalu diletakannya di atas meja masternya.

Ini adalah binder kelima yang ia kerjakan hari ini. Ekspresi sedikit khawatirnya terlihat di wajahnya, situasinya saat ini tidak terlalu bagus untuk dikatakan.

Sorcerous Kingdom secara langsung atau tidak langsung memperluas wilayah mereka, memberikan mereka masalah tiada akhir. Dibandingkan dengan sebelumnya, jumlah dokumen yang harus diserahkan kepada masternya telah sangat meningkat. Seorang pemimpin yang dipaksa untuk menyaring tumpukan dokumen akan menyiratkan kelemahan dalam organisasi.

Seharusnya dari awal, pemimpin hanya perlu menentukan arah atau tujuan umum agar bawahannya bekerja. Yang harus beliau lakukan adalah duduk di singgasananya dan mengamati kerja keras ciptaannya.

Fakta bahwa kenyataan tidak sesuai harapan bukanlah kesalahan masternya. Yang bisa menyamai harapannya hanya sedikit dan sangat jauh, dengan kata lain, mereka kurang memiliki bakat. Sebagai seseorang yang ditunjuk untuk mengelola urusan internal dan sumber daya manusia Nazarick, Albedo tidak bisa tidak merasa malu pada dirinya sendiri. Meskipun dia telah mengambil tindakan pencegahan, masa depan mereka masih belum dapat dipastikan.

{Mengganggu masterku karena hal sepele seperti itu benar-benar konyol, tapi … tata tertib ras, rencana untuk memberlakukan tata tertib nasional, kebijakan ekonomi, dan banyak lagi yang harus diputuskan oleh masterku… jika aku melakukan semua pekerjaan yang ditugaskan pada masing-masing Floor Guardian, itu bisa membuat mereka merasa tidak senang karena mereka tidak bisa menjumpai Momonga-sama kan?…}

Untuk saat ini, masternya telah memberinya kuasa penuh atas semua urusannya, tidak peduli seberapa penting atau tidak pentingnya itu. Ia juga diberitahu bahwa ia boleh menyetujuinya selama itu telah Albedo setujui sendiri, itu akan baik-baik saja di mata masternya. Namun, untuk menghindari komplikasi yang tidak perlu, yang terbaik adalah menyerahkan hak persetujuan akhir kepada masternya. Bagaimanapun juga, bahkan seorang Albedo dapat membuat kesalahan.

Ada suatu waktu ketika dia akan mengirim beberapa sampah idiot dan keluarganya ke Penjara Beku karena menghina masternya (setidaknya itu menurut pendapatnya) dan bertanya apakah hukumannya dikarenakan penghinaan atau keidiotan mereka. Yang mengejutkannya, masternya keberatan dengan hukuman itu.

{Aku tahu Momonga-sama itu murah hati, namun aku masih …}

Hmm … Albedo mengerucutkan bibirnya. Untuknya itu merupakan ekspresi yang jarang ia ungkapkan, dan hanya muncul sekilas ketika masternya tidak ada di sana.

Tak lama, senyumnya kembali saat ia mengambil binder berikutnya. Saat membaca, pikirannya menjadi sibuk dengan sesuatu yang lain. Di antara semua Floor Guardian, ada satu yang harus ia waspadai – Demiurge.

Ketika operasi melawan Holy Kingdom berakhir, Demiurge sibuk melakukan perjalanan jauh dan luas untuk membuat agen intelijen dengan Nazarick di pusatnya. Bagi Albedo, agen itu terbukti bermasalah. Hal itu mungkin baik-baik saja jika dipimpin oleh Albedo, dialah Guardian Overseernya, tetapi bukan tidak mungkin posisi yang baru dibuat akan diberikan kepada Demiurge. Itu akan menjadi situasi yang merepotkan.

Jika memungkinkan, ia akan senang mengambil otoritas itu untuk dirinya sendiri memperlakukan para agen sebagai seperti sebuah boneka.

Beberapa wajah muncul dalam pikirannya, tetapi kapasistas mereka semua masih kurang.

{Jika aku tidak bisa mendapatkan posisi itu, maka satu-satunya kandidat yang memenuhi syarat dengan selisih yang jauh adalah Pandora Actor. Akan sangat sulit untuk menghadapi otoritas kontrol dari Demiurge …}

Tidak mungkin baginya untuk mengetahui tujuan Albedo yang sebenarnya jika itu terjadi.

Jika itu masalahnya, itu akan menjadi penyebab kekhawatiran terbesar. Mungkin lebih baik tidak melakukan apa-apa untuk saat ini.

Kakak perempuannya mungkin menjadi pilihan yang bagus, tetapi dia bukanlah sekutu yang bisa dipercaya Albedo tanpa syarat. Jika dia mengetahui tujuan Albedo yang sebenarnya, sangat mungkin bagi mereka untuk menjadi musuh.

Adik perempuannya, individu terkuat di Nazarick, mungkin akan tetap di sisinya bahkan jika dia tahu tentang rencana Albedo. Namun, itu karena masternya telah memerintahkannya untuk mematuhi perintah Albedo.

SFX{

Fuueeh~ Kimochi~

}

Berantakan sekali.

Mereka kekurangan staf.

Tidak, personil bukanlah satu-satunya kekurangan mereka. Ada juga masalah pendanaan yang Albedo bisa belanjakan dengan bebas. Dalam hal ini, rencana masternya untuk memperluas operasi di luar Nazarick telah bekerja untuknya.

{Guild Adventurer yang direorganisasi dapat dengan … tindakan Mare … perlunya waspada untuk Aura … di bawah komando Cocytus … intelijen dari Victim … nilai jaringan transportasi Shalltear … mengumpulkan dana rahasia dari Guild Merchant … personil … dan juga Demiurge dan gadis itu, ya …}

Butuh beberapa saat bagi Albedo untuk mempertimbangkan berbagai hal dari berbagai sisi, suatu prestasi yang tidak bisa dilakukan oleh orang biasa, setelah itu alisnya sedikit berkerut.

{Itu tidak akan berhasil. Aku harus tetap berhati-hati terhadap Demiurge. Menjangkau gadis itu juga akan terlalu berbahaya. Jika aku tidak hati-hati, dia mungkin menjadi lawan yang harus aku waspadai, bahkan lebih daripada Demiurge …}

Dia menyelesaikan tugas lainnya sembari merenungkan segala macam strategi dan meraih binder lainnya.

Binder berisi informasi dalam jumlah terbatas. Entah masalah baru sedang disajikan, atau itu disiapkan oleh seseorang yang tidak terbiasa dengan dokumen, seperti Shalltear.

Albedo melirik sampul berjudul “Mengenai masalah yang dihadapi oleh tim yang mendukung manajemen gandum Holy Kingdom”.

Rupanya dari awal. Albedo tidak bisa mengingat apa pun sehubungan dengan masalah seperti ini.

Apa sesuatu terjadi? Albedo berkedip beberapa kali saat dia membacanya, matanya terbuka lebar. Dia membacanya lagi dari awal dan setelah mengkonfirmasi isinya tidak mengandung metafora atau kepalsuan, mulutnya sedikit terbuka seolah-olah dalam keadaan pusing.

“Hah?”

Wajahnya yang biasanya berwibawa tampak sangat terkejut, seolah-olah dia tidak dapat memahami apa yang dia baca.

Albedo, salah satu pemikir teratas di Nazarick, memiliki ekspresi yang jarang terlihat oleh orang lain, sebuah bukti keparahan situasi. Meskipun begitu, pikiran jernih Albedo masih menekan dirinya, merenungkan penyebab dan kemungkinan masalah yang disajikan.

{Sangat mungkin gadis itu mengkhianati kami tapi … apakah dia menerima tawaran yang lebih baik dari organisasi lain? Tetapi menurut penilaianku, tawaran itu seharusnya tidak mungkin untuk diterima … Tidak, belum ada yang dikonfirmasi. Kurangnya kecerdasan lagi, ya.}

Siapa pun yang mempresentasikan laporan itu harus menjelaskannya secara terperinci. Pada saat yang sama, dia harus mendiskusikan masalah ini dengan Demiurge, rekannya yang mungkin sangat terkait dengan masalah tersebut.

Laporan kepada masternya sepertinya harus ditunda sampai masalah ini selesai.

Dia melihat-lihat dua laporan lain, mengkonfirmasi bahwa itu tidak penting, dan berkata kepada maid yang berdiri di belakangnya,

“Kita harus mengadakan pertemuan darurat. Aku akan pergi ke Lantai Ketujuh dahulu untuk membahas masalah dengan Demiurge. Jika ada yang datang mencariku, beri tahu mereka bahwa aku tidak ada untuk saat ini.”

Ia mengaktifkan Cincin Ainz Ooal Gown di jari manis kirinya begitu ia selesai mengatakan perintahnya.

Sebagai Guardian Overseer, ia harus mengingat di mana setiap Floor Guardian berada setiap saat.

Demiurge baru saja menyelesaikan pekerjaannya di Holy Kingdom. Untuk menyiapkan rencana melawan Alliance of the Council State, Slane Theocracy, dan City-State Alliance, dia seharusnya kembali ke markasnya di Lantai Ketujuh..

Jika Demiurge tidak ada di sana, ia harus menemukan Entoma dan memintanya menggunakan [ Message ] atau meminta kakak perempuannya menyelidiki keberadaannya.
Dengan pemikiran itu, Albedo melakukan teleportasi.
——–

Di Kingdom Re-Estize dan di ibukotanya, Re-Estize.
Berletak di kastil Ro Lente, yang terdapat juga Istana Valencia, di dalamnya ada sebuah ruang kerja.

Di ruang kerja tempat para generasi raja melakukan tugasnya, pemiliknya yang sah, Ramposa III, tidak terlihat. Sebagai gantinya, ruangan itu diisi oleh pangeran kedua, Zanac Valleon Igana Ryle Vaiself.

Wajah Zanac menjadi gelap ketika dia menatap dokumen-dokumen yang telah diserahkan padanya, desahan berat keluar dari mulutnya. Tentunya tidak ada yang bisa tetap berwajah ceria setelah membaca dokumen-dokumen tersebut, isinya merinci keadaan Kingdom saat ini.

Selama Pertempuran di Dataran Katze, meskipun akan lebih akurat menyebutnya pembantaian, banyak penduduk Kingdom kehilangan nyawanya. Meskipun begitu, keruksakan yang diterima Kingdom tidaklah mematikan. Populasinya sekitar sembilan juta dan dari itu, 180.000nya tewas, hanya kehilangan 2%. Plus, banyak dari mereka merupakan putra kedua atau ketiga petani yang mana mereka ini bisa dijadikan “Cadangan”. Dalam kasus lain, mereka kehilangan tenaga kerja dengan sedikit pengalaman. Jadi meskipun mengatakannya dengan keras akan terdengar kejam, tak ada nilai kerugian karena kematian mereka.

Namun, mereka telah kehilangan 4% dari populasi pria mereka, yang muda dan juga kuat. Tetapi, dampak negatif dari kehilangan mereka secara bertahap semakin jelas dan ini semua jelas diuraikan dalam dokumen itu.

Zanac mengerang ketika dia meletakkan dokumen di atas meja, pandangannya mengalihkan fokus ke orang lain di ruangan itu.

“Oy, saudariku. Bagaimana kau menangani ini jika kau yang bertanggung jawab?”

Setelah mendengar pertanyaan itu, saudara perempuannya, Renner Theiere Chardelon Ryle Vaiself, yang duduk di kursi panjang jauh darinya, tersenyum ketika dia mengangkat kepalanya. Renner, yang sedang melihat-lihat kumpulan dokumen yang berbeda memasang senyum yang mengkhawatirkan.

“Bahkan jika engkau bertanya padaku apa yang akan aku lakukan … onii-sama, bagaimana mungkin aku bisa memberikan jawaban ketika dirimu bahkan belum memberiku rincian di dalam pertanyaanmu?”

“Itu tentang ini.”

Zanac tak peduli dengan penjelasannya, dia hanya mengambil dokumen itu dan mengibas-ibaskannya ke sekitar, Renner kemudian berdiri, berjalan menuju Zanac, dan mengambil dokumen dari tangannya.

“…Ini?”

Setelah memindai dokumen dari atas ke bawah, Renner menjawab dengan nada biasa.

“Itu … tidak ada yang bisa kita lakukan lagi tentang itu, kan?”

“Ya tuhan…”

Zanac mengangkat kepalanya menatap langit.

Jika saudara perempuannya, yang jauh lebih pintar darinya, mengatakan ini, maka benar-benar tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk itu. Namun, sebagai penguasa, mereka tidak bisa begitu saja menyerah pada hal seperti ini dengan mudah.

“Apakah masalah ini benar-benar merepotkan? Meskipun kekuatan bangsa kita telah berkurang untuk sementara, tetapi hanya itu saja, itu semua bersifat sementara. Aku tidak percaya itu cukup serius untuk kita membuat keputusan pada hal sepele seperti itu?”

“Jika kekuatan bangsa kita melemah, maka rakyat akan mulai mati karena kelaparan benar?”

Karena perang berulang-kali yang mereka alami dengan Empire, ketidakmampuan mereka untuk mengisi persediaan pangan berlanjut hingga hari ini. Dalam kondisi seperti inilah mereka menyerahkan wilayah penting penghasil gandum E-Rantel, yang langsung berada di bawah kekuasaan sang raja, pada Sorcerous Kingdom. Hilangnya nyawa di medan perang juga menyiratkan bahwa mereka kehilangan sebagian besar tenaga kerja mereka.

Mungkin konsekuensinya tidak dapat dirasakan untuk saat ini, tetapi untuk tahun-tahun kedepan, sangat mungkin penurunan produksi gandum akan menyebabkan harga gandum melonjak hingga titik di mana orang miskin tidak lagi mampu membelinya. Tidak, lebih baik mengatakannya ini pasti akan terjadi.

“Itu masuk akal.”

“Itu sangatlah masuk akal. Katakanlah, Saudariku, jika ini hanyalah hal yang sepele seperti yang kau utarakan, bagaimana kita menghadapi kekeringan dan juga musim dingin yang akan terjadi, bagaimana mengatasi gagal panen?”

“High-level druid sepertinya memiliki kemampuan untuk mengendalikan cuaca, jadi aku percaya kita setidaknya memiliki cara untuk menghadapi kekurangan sinar matahari. Kita hanya perlu menyewa petualang untuk mengatasinya, lagipula biaya yang dikeluarkan cukup murah. Namun, ada atau tidaknya petualang High-level druid seperti itu merupakan sesuatu yang harus kita ketahui sesegera mungkin. Jika ini masih seperti dulu, dala keadaan darurat kita bisa selalu bergantung pada para petualang dari Empire, tetapi saat ini Empire telah menjadi kerajaan bawahan Sorcerous Kingdom, yang pastilah sangat sulit untuk memintanya.”

“Ah, begitu ya, maka kita hadapi kekeringan dengan cara itu. Lalu bagaimana dengan musim dingin, saudariku?”

“Druid pasti bisa juga menanganinya.”

Zanac dengan hati-hati mengamati wajah Renner, yang terlalu akrab baginya.

{Apakah dia tidak tahu tentang itu?} Zanac berpikir.

Seperti yang dikatakan Renner, high-level druid dapat membuat mantra untuk menciptakan hujan sementara, sehingga permasalahan tentang kekeringan dapat diatasi. Namun, dia teringat pernah mendengar sesuatu dari Marquis Raeven, orang kepercayaannya, sihir Druid sangatlah tak berguna untuk menghadapi musim dingin.

Untuk musim dingin, suhu harus dipertahankan sepanjang musim. Untuk itu, high-level druid harus ditugaskan di setiap desa. Tidak realistis untuk mengumpulkan beberapa ratus high-level druid, yang sangatlah sulit untuk ditemukan.

Tingkat pengetahuan sihir itu bukan bagian dari pendidikan konvensional, jadi itu tidak diajarkan bahkan di keluarga bangsawan. Fakta ini berlaku untuk keluarga kerajaan juga. Satu-satunya alasan Pangeran Zanac mengetahui apa yang ia ketahui tentang druid adalah karena ia secara aktif mencari informasi itu.

Fakta mengenai para magic caster tidak memiliki status apa pun di Kingdom mungkin patut disalahkan. Jika Kingdom seperti Empire dimana seseorang yang sehebat Tri-Arts Magic Caster ada, mungkin ceritanya akan sangat berbeda. Namun, ketidaktahuan Kingdom akan sihir dan

Jika itu seperti Empire di mana seseorang sama hebatnya dengan Tri-Arts Magic Caster ada, itu mungkin cerita yang sama sekali berbeda. Namun, ketidaktahuan Kingdom akan sihir dan keinginan untuk mengembangkannya, untuk memperkuat pasukan kavaleri telah mengakar dalam budaya mereka. Seorang magic caster yang mampu mengubah status quo tidak pernah muncul.

Akibatnya, para bangsawan yang percaya bahwa “menggunakan sihir itu pengecut” di medan perang mewariskan gagasan itu ke generasi berikutnya. Ketidaktahuan tentang sihir berubah menjadi perasaan jijik, dan lingkaran iblispun terlahir.

Bagi Zanac, sihir merupakan seni dengan kekuatan yang luar biasa. Bagi orang-orang yang menjauhkan diri dari sihir karena mengikuti tradisi lama, tradisi membosankan yang akan menghasilkan kekalahan tanpa syarat Kingdom ketika tiba saatnya perebutan kekuasaan dengan kerajaan-kerajaaan tetangga. Oleh karena itu, Zanac mempertimbangkan untuk mempekerjakan seorang guru yang memiliki pengetahuan tentang sihir untuk anaknya nanti dimasa depan. Beberapa bangsawan pasti mencontohnya setelah mereka mengetahui keluarga kerajaan diberikan pendidikan tentang hal itu, kan?

Tidak, bahkan tanpa melakukan sesuatu seperti itu, apa yang telah ditunjukkan Sorcerer King, seseorang yang telah mengeluarkan sihir maha dahsyat yang menyebabkan perubahan paradigma di benak rakyat Kingdom, baik itu bangsawan atau bukan. Mungkin era ketika semua orang ingin belajar tentang sihir akhirnya telah tiba.

Meskipun mengecewakan karena pemicu perubahan itu bersumber dari eksternal, itu sangatlah bermanfaat bagi Kingdom sehingga tidak ada satupun penolakan.

Mengingat keadaan Kingdom saat ini, wajar bagi Renner untuk tidak mengetahuinya. Bahkan seorang jenius akan mengeluarkan jawaban yang salah pada sesuatu yang tak diketahui olehnya. Sangat mempercayai saudara perempuannya bisa terbukti sangat berbahaya.

Renner, bagaimanapun, sangatlah akrab dengan tim petualang kelas Adamantite Blue Roses, baginya mungkin mendapatkan informasi terperinci tentang suatu mantra tidaklah terlalu sulit. Mungkinkah saudara perempuannya, seseorang yang bisa digambarkan sebagai singularitas kecerdasan, mengetahui masalahnya tetapi tidak mau repot-repot memeriksa sumbernya?

Lagi pula, Renner tidak punya alasan untuk berbohong tentang detail sekecil itu. Itu mungkin hanya manifestasi langka dari sisi manusianya; dengan kata lain, dia menjadi orang bodoh.

Jelas, Renner tidak tertarik pada tahta, tujuannya tampak kecil bagi Zanac. Atau bisa dikatakan tujuannya tidak akan pernah tercapai jika ia naik tahta. Bahkan jika ia merencanakan sesuatu untuk melawannya, itu tidak akan menguntungkannya secara langsung.

“-saudariku, kekuatan druid tidaklah mampu untuk menghadapi musim dingin.”

“Begitukah? Jika itu yang terjadi maka itu akan sangat disayangkan. Ah! Tetapi masalahnya tentang gandum, kan? Kita memiliki banyak persediaan sehingga tidak begitu menjadi masalah. Itu berita bagus, Onii-sama.”

Zanac membuat wajah yang berlawanan persis seperti senyum Renner.

“Dengan gandum, maksudmu ‘itu’? Aku tidak ingin menyentuhnya … apakah kau yakin orang-orang yang memakanya tidak berubah menjadi Undead?”

Jika seseorang mengajukan pertanyaan “apakah Kingdom memiliki kelebihan persediaan gandum?”, Jawabannya ‘ya’: persediaan murah meriah menunggu di gudang beberapa pedagang. Tetapi, mereka seharusnya tidak membuat rencana yang mengandalkan kata-kata itu, karena itu secara teknis bukan milik Kingdom.

Sorcerous Kingdom, diperintah oleh teror itu sendiri, dialah Sorcerous King, menyewa gudang-gudang itu dari para pedagang Kingdom dan menaruh gandum di sana. Hal seperti itu tidak pernah terjadi disepanjang sejarah Kingdom.

Sepertinya para pedagang diizinkan untuk menjual gandum, tetapi harganya sedikit lebih tinggi dari harga pasar karena tarif pajaknya. Harga ditentukan oleh Sorcerous Kingdom tanpa ruang untuk negosiasi. Dengan demikian, orang-orang tidak membeli apa pun dan gandum itu sudah menumpuk disana, menunggu di gudang.

Kekayaan Kingdom tidak mengalir ke Sorcerous Kingdom saat ini, jadi terus terang ini tidak merugikan Kingdom. Situasi saat ini membuatnya merasa semuanya baik-baik saja. Tetapi Zanac, yang sependapat dengan Renner, mengira itu merupakan bagian dari strategi Sorcerous Kingdom.

“Holy Kingdom mengkonsumsi gandum yang sama, maka gandum itu sendiri seharusnya tidak berbahaya, kan?”

“Tidak, mungkin mereka ingin kita berpikir seperti itu dan hanya gandum di ibukota yang ternoda?”

Renner tersenyum pahit.

“Kau tidak benar-benar berpikir seperti itu, kan?”

“Yah, kurasa tidak. Lagipula kita telah memeriksa isinya.”

Mengenai penggunaan gudang di ibukota, pernyataan resmi Sorcerous Kingdom adalah itu untuk menyimpan gandum yang digunakan sebagai bantuan makanan untuk Holy Kingdom. Rupanya rencananya gandum yang akan dikirimkan ke Holy Kingdom disimpan terlebih dahulu digudang-gudang disini.

Mengenai logistik. Karena kurangnya perlindungan bagi karavan, jika mereka diserang oleh bandit atau monster, tanggung jawab untuk itu akan jatuh pada Sorcerous Kingdom.

Menyewa tentara bayaran akan menjadi solusi yang tepat, tetapi Sorcerous Kingdom, mengusulkan supaya memasang bendera yang akan membuatnya sangat jelas jika kereta itu milik mereka, sepertinya sebagai semacam simbol bentuk pertahanan diri. Kingdom, yang ingin menghindari konflik yang tidak perlu, menyetujui proposal yang diajukan Sorcerous Kingdom, dengan syarat undead mereka tidak boleh memasuki perbatasan Kingdom dan mereka juga harus membayar pajak. Melihat dari kondisi saat ini, menerimanya tidak diragukan lagi adalah keputusan yang salah.

Mereka pada dasarnya telah mengizinkan karavan yang mengibarkan bendera Sorcerous Kingdom untuk berjalan melewati ibukota Kingdom, sampai ke dermaga dimana mereka menuju Holy Kingdom. Ini jelas menunjukkan, entah bagi mata domestik maupun asing, betapa lemahnya Kingdom dibandingkan dengan Sorcerous Kingdom. Tidak pernah terpikir, kenyataannya Sorcerous Kingdom terlihat antusias dengan bantuan semacam itu, dan pengiriman itu sering terjadi dan berlanjut hingga saat ini.

Jika martabat sebuah kerajaan hilang sedikit demi sedikit seperti ini, cepat atau lambat Kingdom harus memilih antara pemberontakan penuh terhadap Sorcerous Kingdom atau berlutut untuk melayani mereka. Untuk berteori sendiri jika Empire sudah mengalami serangan seperti itu dan dipaksa untuk memilih yang terakhir. Dimana mereka menggunakan pilihan yang berbahaya, tetapi tak bisa disangkal malah lebih efektif.

Yang lebih buruk adalah kenyataan jika mereka melakukan ini atas nama bantuan kemanusiaan, hampir tidak mungkin bagi Kingdom untuk menolaknya.

Arch Fiend yang pernah membuat ibukota Kingdom jatuh dalam kekacauan, yang pada akhirnya dikalahkan oleh Sorcerer King, Jaldabaoth, yang telah memimpin pasukan demihumans untuk menyerang Holy Kingdom.

Dan wilayah utara telah hancur dan bahkan nyaris tidak dikenali. Dibandingkan dengan kerusakan yang diderita oleh Kingdom, Holy Kingdom mengalami nasib yang lebih buruk. Setidaknya itu yang didengar Zanac.

Tetapi meskipun bagian utara Holy Kingdom hampir sepenuhnya hancur, bagian selatannya hampir tidak tersentuh.

Setelah Holy Queen mati dan raja baru telah menaiki tahta, kematian para bangsawan di utara menyebabkan keresahan umum di wilayah mereka, dan juga para bangsawan di selatan mulai bertikai, dan insiden serupa lainnya menyebabkan sedikit kesulita bagi Holy Kingdom.

Konflik yang terus menerus menyebabkan dua bagian Holy Kingdom saling memperebutkan kekuasaan untuk kepentingan mereka sendiri. Dan hasilnya adalah bantuan yang tertunda untuk orang-orang di utara, bahkan ada beberapa dari mereka yang tidak mendapatkan makanan yang layak.

Tetapi justru penyelamat mereka adalah gandum yang dikirim oleh Sorcerous Kingdom, gandum yang dikirim dari gudang-gudang di Kingdom menuju Holy Kingdom melalui rute darat dan laut.

{Rencana yang sangat brilian}, pikir Zanac.

Dalam kesulitan yang begitu parah, mereka tidak punya waktu untuk memikirkan dari mana makanan itu berasal, bahkan jika asalnya dari undead.

“Jika kita yang memberikan bantuan makanan, nama baik yang diterima Sorcerer King pasti akan menjadi milik kita. Tapi … tidak mungkin kita bisa melakukan itu dalam kondisi seperti ini.”

Tetapi, bagaimana jika pertempuran itu tidak pernah terjadi?

Tidak, paling tidak, jika Jaldabaoth tidak menjarah semua jenis sumber daya selama kekacauan di ibukota Kingdom, mereka setidaknya akan berada dalam posisi yang lebih baik daripada sekarang.
Jika mereka adalah orang-orang yang memberikan bantuan makanan kepada holy Kingdom, tidak akan mungkin reputasi undead akan sebagus sekarang.

Tapi bukan itu yang terjadi. Setelah menerima berita tentang penobatan raja yang baru, diplomat yang dikirim oleh Kingdom memberika laporan sesudahnya. Ini bukanlah perang dingin yang disebabkan oleh kebijakan nasional yang memusuhi negara-negara tetangga. Hubungan antara kedua negara tidak pernah seburuk ini selama pemerintahan Holy Queen, Calca Bessarez.

Mungkin hubungan mereka memburuk sebelum kekurangan gandum, kembali dimana saat Kingdom menolak untuk memberikan dukungan militer saat terjadi invasi Jaldabaoth ke holy Kingdom. Itu mungkin merupakan pukulan fatal yang membuat hubungan mereka semakin memburuk.

Tentu saja, mengirimkan bantuan pada saat ini, benar-benar keluar dari pertanyaan.

Bagaimanapun, itu adalah waktu yang sangat kacau untuk Kingdom karena kerugian besar yang ditimbulkan oleh sihir maha dahsyat dari Sorcerer King, Ainz Ooal Gown. Selain itu, mereka telah kehilangan beberapa prajurit terkuat mereka, yang paling utama adalah kematian Warrior Captain Gazef Stronoff, dimana dia terkenal karena menjadi yang terkuat di seluruh Kingdom. Bantuan apa yang bisa mereka berikan terhadap iblis yang begitu kuat pada waktu itu?

Apa pun yang bisa mereka katakan sekarang hanya akan terdengar seperti alasan pahit dari Kingdom yang tidak punya hati, tetapi kerajaan lain mana pun di posisi yang sama dengan Kingdom yang menerima permohonan bantuan seperti itu akan merespons dengan cara yang sama. Hanya Sorcerous Kingdom yang mengirim bantuan militer dan domestic.

Faktanya, Holy Kingdom bagian Utara telah menjadi kecenderungan yang menguntungkan terhadap Sorcerous Kingdom menurut para diplomat.

“Masalah demi masalah tanpa solusi menyebabkan keterlambatan dalam merespons …”

Pada saat inilah akhirnya dia bisa melihat gambaran yang lebih besar dan masalah yang sama besarnya. Meskipun ini tampaknya merupakan pertemuan berbagai kebetulan, situasinya dapat memberikan kesan bahwa semuanya terhubung.

“Tidak, mungkinkah-”

“Onii-sama!”

“Oh! … saudariku. Aku masih bisa mendengarmu, tidak perlu berteriak. Aku belum setua itu.”

“… karena engkau telah mengabaikan adik perempuanmu yang berdiri tepat di depanmu hanya untuk hanyut dalam pikiranmu sendiri, aku akan membuat beberapa kenangan buruk untukmu sebagai balasannya. Atau apakah engkau sedang memikirkan sesuatu?”

“Tidak ada … hanya … menjadi agak terlalu paranoid.”

Renner berbalik ke arahnya, matanya penuh belas kasihan, “Aku tidak terlalu yakin, tapi itu sudah pasti. Kakak selalu mengatakan hal-hal negatif dari tadi, jadi tentu saja, setiap pikiran kakak pasti akan menuju ke arah skenario terburuk. ”

Itu masuk akal.

“Mungkin.”

“Mhm, itu pasti … Tentang Holy Kingdom, perpecahan antara utara dan selatan berarti mereka hanya selangkah lagi dari perang saudara, benar? Jika itu masalahnya, maka pihak mana yang akan menang? Meskipun utara yang kelelahan sepertinya tidak memiliki kesempatan bertarung sama sekali … ”

“Yah, mungkin. Fakta bahwa seseorang yang terkenal dari utara tewas merupakan faktor yang berpengaruh. Lagipula, Paladin perempuan itu juga mati … ”

“Aku tidak tahu banyak tentang itu. Apakah dia seseorang yang terkenal? ”

“Mhm. Dari apa yang aku dengar dia bisa disejajarkan dengan Warrior Captain kita. Dia pernah mengunjungi Kingdom, sayang sekali kita tidak bisa menemuinya lagi. ”

Melewati urutan pertemuan normal untuk memberikan pertemuan langsung ke utusan yang tidak resmi akan menyebabkan ketidakpuasan untuk kedua belah pihak.

Keluarga Kingdom akan dipandang rendah jika pertemuan itu datang terlalu dini. Pada saat para diplomat membuat keputusan itu, mereka sudah meninggalkan ibukota.

Jika mereka tahu apa yang terjadi sekarang, mereka seharusnya mengadakan pertemuan dengannya apa pun yang terjadi. Mungkin saja itu bisa membantu mereka sekarang mendapatkan opsi cadangan potensial untuk masa depan.

“Saat itu, penilaianmu benar secara diplomatis. Jika bukan karena dirimu yang mengatakan kepadaku untuk tidak melakukannya sepanjang waktu, aku akan berpikir bahwa itu bukan masalah besar untuk bertemu dengan mereka. Seorang raja yang menemui mereka disaat-saat seperti ini pastilah tidak pantas, tetapi jika seorang pangeran melakukannya, itu seharusnya baik-baik saja. ”

“Bukankah Onii-sama yang membuat keputusan akhir sendiri? …”

Renner cemberut. Itu adalah ekspresi yang cukup lucu untuk dengan mudah memenangkan hati sebagian besar pria, tak terhitung banyaknya orang yang telah menjadi korbannya.

“Onii-sama adalah penerus takhta saat ini, tetapi tidak semua orang setuju dengan itu di balik pintu ini. Kemungkinan penyebaran rumor, betapapun kecilnya, harus dihindari. Akan sangat merepotkan bagiku jika kakak tidak menaiki tahta. Oh dan menyebabkan pemberontakan sekarang juga akan menjadi masalah. Jika itu terjadi, kakak tidak akan bisa memenuhi janjimu sendiri. ”

“Mhm, itu benar …”

Dia tidak menyamarkan niatnya sama sekali, tapi tetap saja meyakinkan.

“Hm, biasanya begini caranya … Sorcerous Kingdom telah memberikan bantuan kepada Holy Kingdom Utara, jika semua berjalan sesuai rencana mereka, mereka akan memiliki kerajaan yang mudah dimanipulasi di tangan mereka. Haruskah kita mencoba menghubungi selatan?”

Jika Holy Kingdom Utara yang mempertahankan hubungan damai dengan Sorcerous Kingdom, maka selatan pastilah memandang Sorcerous Kingdom sebagai musuh mereka. Jika Kingdom membentuk aliansi dengan selatan, mungkin saja mereka bisa menahan upaya Sorcerous Kingdom itu.

“Itu benar, itu pasti akan menjadi perkembangan yang sangat kita inginkan. Ada alasan lain mengapa kedua belah pihak berselisih satu sama lain, yaitu ajaran baru dari tanpa wajah, yang juga tidak baik bagi Kingdom.”

“Aaaaah, yang itu …”

Si tak berwajah.

Nama panggilan untuk proselitator yang muncul setelah kekacauan yang disebabkan oleh Jaldabaoth. Meskipun kelihatannya nama aslinya telah dipublikasikan, julukan itu telah menyebar lebih jauh ketimbang nama aslinya.

Ajarannya, yang dihargai oleh banyak pengikutnya, mengatakan “Kelemahan tanpa kemauan untuk memperbaiki diri sendiri merupakan dosa, semua orang harus berjuang untuk menjadi lebih kuat.” Itulah konsep yang kurang lebih dimengerti bagi kebanyakan orang.

Meskipun mendapatkan dukungan yang besar untuk ajarannya di utara, ajaran itu tidak hanya tidak populer tetapi juga dijauhi di selatan.

Namun, ini adalah hasil yang dapat diprediksi. Bagi para penguasa, mentalitas semacam itu hanya akan mengundang ketidakstabilan bagi mereka yang berada di puncak.

Mungkin itulah alasan utama buruknya hubungan para bangsawan di selatan, yang masih mempertahankan otoritas mereka dengan utara, yang sampai sekarang semakin memburuk dengan begitu cepat.

Apa yang dipimpin oleh seseorang yang tak berwajah itu lebih merupakan sebuah komunitas daripada sebuah agama. Karena itu, Empat Dewa Besar masih disembah seperti biasa dan masalah dengan lembaga keagamaan tidak pernah muncul. Pada saat yang sama, Holy King yang baru dimahkotai memberikan persetujuannya kepada kelompok itu.

“… dengan akal sehat, bukankah aneh menyembunyikan wajah seseorang?”

Rupanya si tak berwajah itu selalu muncul di depan umum mengenakan topeng.

Misi diplomatic yang dikirim Kingdom memiliki pertanyaan-pertanyaan yang sama seperti yang dipikirkan Zanac, mengenai si Tak Berwajah, jadi mereka menanyakannya pada para pengikutnya. Entah siapa saja yang mereka tanyai, setiap dan semua jawaban orang-orang begitu samar, seolah-olah mereka akan melanggar hal tabu jika mereka menjawabnya dengan jujur.

Itu sangatlah mencurigakan.

Dengan menyembunyikan wajahnya, apakah dia ingin memberikan kesan bahwa dirinya pernah melakukan sesuatu yang sangat fatal dimasa lalu?

“Kedua orang tuanya merupakan warrior terkenal. Jika dia mengungkapkan wajahnya dan berpidato di depan publik, bukankah reputasinya malah akan semakin naik. Mungkinkah dia menyembunyikan wajahnya karena dia berbohong akan asal-usulnya?”

“Mengapa seseorang perlu menyebarkan kebohongan yang begitu ampas seperti itu? Aku tidak berpikir dia mendapatkan keuntungan dari menyembunyikan penampilannya.”

“Itu dia… atau mungkin saja dia bukanlah manusia, melainkan undead atau sesuatu yang seperti itu?”

“-apakah maksudmu, dia melayani Sorcerer King?”

“Aku hanya berpikir jika itu memang yang terjadi, segalanya akan menjadi masuk akal kan?”

“Itu bisa menjelaskan banyak hal, tetapi mengapa seseorang seperti dirinya, malah membuat seseorang mencurigainya karena penampilannya?”

“Itu juga benar… tetapi memangnya apalagi alasan yang dapat diterima untuk menyembunyikan penampilannya?”

“Ada juga kemungkinan dia mendapatkan luka di wajahnya selama invasi yang dilakukan Jaldabaoth, tetapi itu saharusnya dapat disembuhkan dengan sihir. Kecuali jika luka yang dia terima dari iblis sekuat Jaldaboth tidak bisa disembuhkan menggunakan sihir atau metode lainnya?”

“Yah…, itu lebih bisa dipercaya daripada teorimu sebelumnya, terlebih karena dia perempuan.”

Menunjukkan bekas luka diwajahnya bisa bermanfaat dalam artian orang-orang akan bersimpati padanya, tetapi itu sangat bergantung pada seberapa parah lukanya itu.

“Di sisi lain, perintah pertama kita adalah mengumpulkan informasi terperinci tentang pekerjaan pembangunan Holy Kingdom. Ayo kita rencanakan operasi kita yang mana kita bisa segera memberikan bantuan ke selatan jika itu diperlukan.”

“Itu memang yang terbaik.”

“Disebelah selatan kita adalah Holy Kingdom, dimana setengah dari kerajaan itu adalah teman Sorcerous Kingdom dan disebalah timur kita adalah Empire, kerajaan bawahan Sorcerous Kingdom. Sungguh merepotkan untuk menghadapinya.”

“Ya.”

Pandangan Zanac tetap terpaku pada Renner yang telah membalas ucapanya dengan acuh tak acuh.

“…. Kau membuatnya terdengar sangat sederhana.”

“Eh? Memangnya adalagi yang bisa dikatakan? Tidak ada yang bisa kita lakukan lagi jika kakak mempertimbangkan keadaan kerajaan-kerajaan tetangganya saat ini. Selain apa yang dikatakan onii-sama sejauh ini, ada juga permasalahan mengenai organisasi bawah tanah yang masih bertahan dan makmur di Kingdom.”

“Yang kau maksud itu Eight Fingers kan? Baru-baru ini ada sejumlah orang membuat kekacuan di semua tempat karena peyitaan narkotika. Jadi, apakah mereka benar-benar kembali aktif? Jika itu bukan karena ulah archfiend (Jaldabaoth) yang muncul entah dari mana, kita pasti sudah menangkap satu atau dua pilar Eight Fingers.”

Zanac menghela nafas.

Dengan matinya Gazef Stronoff, warrior terkuat di Kingdom, pemerintah telah mengubah kebijakannya untuk menghindari masalah dengan Eight Fingers. Kingdom sederhananya kekurangan individu-individu kuat untuk menghadapi mereka.

Kecuali satu.

Pria yang dipekerjakan oleh Renner, Brain Unglaus, memiliki banyak potensi.

Tetapi, lelaki itu hanya loyal pada Renner, jadi mungkin tidak ada kesempatan sama sekali dia bersedia melayani Zanac. Dia sudah berusaha mencoba merayunya, tetapi dia tidak terpengaruh sama sekali.

{…… Aku tidak berencana untuk mengambil peran sebagai Warrior Captain, maka keputusan terbaiknya adalah mempromosikan seseorang yang memiliki talenta yang cukup untuk pekerjaan ini. Haruskah kita perlu melatihnya untuk menjadi seseorang yang pantas akan posisinya sebagai Warrior Captain? Aku setidaknya akan memberikan pedang yang merupakan bagian dari harta karun Kingdom, tetapi ayah sepertinya tidak akan pernah menyetujuinya.}

Bagi ayahnya, Raja, keberadaan Gazeff Stronoff sangatlah penting.

Kesepian saat berada dipuncak seperti apa yang mereka katakan.

Mengetahui bahwa tak lama lagi akan menjadi gilirannya untuk menanggung beban ini, Zanac, tanpa sepengetahuan dirinya, secara bertahap memahami arti sebenarnya dari peribahasa itu.

Sebagai pribadi, keberadaan Gazef Stronoff seperti api unggun yang menenangkan bagi ayahnya yang kesepian. Meskipun terlampau jauh usia keduanya, seseorang bisa mengatakan bahwa mereka ini lebih akrab daripada sebagai teman.

Untuk ayahnya yang memiliki seseorang yang seperti itu dihidupnya, Zanac hanya bisa merasa iri.

Sebagai pangeran kedua, Zanac tidak pernah memiliki pengalaman mempunyai teman sedekat itu sebelumnya. Saudara tertuanya merupakan pewaris yang telah lama muncul, maka dari itu tidak ada yang mau repot-repot membuat hubungan sedalam itu dengan seseorang yang hanya merupakan cadangan. Mereka mungkin menilai hal itu tidak sepadan dengan resiko masuk ke radar Marquis Boullope dengan berteman dengan Archduke di masa depan.

Satu-satunya yang tetap berhubungan dengannya adalah Marqui Reaven, mungkin karena kepeduliannya terhadap masa depan Kingdom. Bahkan saat itu hubungan mereka lebih dekat seperti hubungan yang saling mendukung daripada teman; akibatnya, Zanac hanya menekan sedikit depresi yang dihasilkan.

Apakah dia akan kesepian di sisa hidupnya?

Zanac menggelengkan kepalanya, menyingkirkan emosinya yang negatif. Renner balas menatapnya seolah sedang menatap dengan maksud tertentu.

{Abaikan saja dia, Zanac.}

Berbicara tentang Brain, saat Zanac dinobatkan menjadi raja, tindakan pertamanya kemungkinan adalah mengambil empat harta Kingdom dari ayahnya.

Meskipun dia tidak yakin apakah ayahnya akan menyerahkannya dengan mudah, yang terpenting untuknya adalah mempercayakan harta itu kepada Brain, kalau tidak itu akan menjadi penghinaan terhadap pengorbanan yang dia buat.

Dia bukanlah Warrior Captain Kingdom, dia hanyalah bawahan Renner, seorang petani tanpa kesetiaan untuk dikatakan. Jika harta karun Kingdom diberikan kepadanya, tak diragukan lagi para bangsawan akan memiliki pendapat yang berbeda terhadapnya.

Walaupun demikian.

“Bagaimana kalau kita menyatakan kita berniat untuk menjadi kerajaan bawahan dari Sorcerous Kingdom?”

Tujuan Renner menjalani kehidupannya di tanah kecil bersama Climb, yang masih bisa dicapai bahkan jika mereka menjadi kerajaan bawahan. Tidak, lebih aman untuk dikatakan jika nilai dari keluarga kerajaan turun, itu akan memiliki efek terbalik pada keselamatan pribadi mereka. Mungkin saran Renner akan menciptakan hasil terbaik untuknya.

“Hmph!” Zanac mengejek proposal Renner, “keadaan urusan internal kerajaan kita dan kerajaan Empire sama sekali berbeda. Kericuhan warga akan terjadi saat kita menyarankannya.”

Di bawah kepemimpinan Bloody Emperor, Empire sekokoh batu. Para bangsawan yang tidak setuju telah dibersihkan sejak lama, itulah sebabnya ketika mereka memilih untuk menjadi kerajaan bawahan, tidak ada oposisi sama sekali. Faktanya, tak pernah terpikir bahwa Empire belum pernah merasakan kemarahan Sorcerous Kingdom. Bahkan jika mereka muak dengan perjanjian itu sendiri, tidak berarti mereka memiliki keinginan untuk mencari pembalasan. Empire memiliki pemahaman yang jelas tentang betapa mengerikannya Sorcerous Kingdom. Namun, Kingdom berada dalam situasi yang berbeda.

Sampai saat ini, Kingdom terpecah antara Fraksi Keluarga Kerajaan, Fraksi Bangsawan, independen, dan faksi baru yang dibentuk setelah pertempuran itu. Distribusi kekuasaan antara empat faksi sekitar 3: 3: 2: 2.

Yang paling merepotkan dari mereka semua adalah faksi baru. Sebagian besarnya terdiri dari para “cadangan” dari keluarga bangsawan yang telah kehilangan kepala keluarga dan penerus pertamanya, orang-orang yang memperoleh kekuatan yang tidak diperuntukkan bagi mereka. Anggota lain tidak memiliki kepekaan yang sama yang diharapkan dari seorang bangsawan dan tidak menghormati aturan yang tidak diucapkan. Akibatnya, banyak dari mereka tidak memiliki integritas dan sopan santun. Laporan mata-mata menunjukkan banyak dari mereka haus akan kekuasaan.

Mereka merupakan kanker bangsa ini.

Namun, karena mereka memiliki otonomi di tanah mereka sendiri, tidak ada yang bisa dilakukan terhadap mereka terkecuali mereka melanggar hukum Kingdom. Bahkan jika mereka melakukannya, tidak ada jaminan tentang bagaimana faksi lain akan bereaksi ketika kekuatan keluarga kerajaan digunakan. Ini bukan lagi era sebelum perang ketika faksi keluarga kerajaan memegang kekuasaan politik.

Namun, saran Renner tentang menjadi kerajaan bawahan tidak sepenuhnya keluar dari pertanyaan. Itu bisa dipertimbangkan jika situasinya berubah drastis.

“Tidak, itu tidak akan terjadi. Tidak akan ada kericuhan warga, onii-sama.”

Renner menanggapinya dan membalas.

{Jangan berbohong padaku}, pikir Zanac.

Meskipun dia bisa mengatakan dia tidak serius, itu tidak akan menjadi masalah bahkan jika Zanac cukup bodoh untuk jatuh cinta padanya. Zanac telah belajar untuk melihat jati dirinya sejak lama.

Justru karena alasan inilah wanita seperti dia seharusnya tidak dipercaya.

{Seandainya saja Elias kembali.}

Zanac tiba-tiba merasakan kesepian dalam hatinya. Meskipun dia tidak bisa menyebut Marquis Raeven sebagai temannya, dia masih seseorang yang berbagi kekhawatiran dengan Zanac untuk Kingdom. Zanac sedih karena kenyataannya tidak mungkin lagi bagi mereka untuk bekerja berdampingan satu sama lain, karena penggantian marquis di tangan semuanya sangat berbakat tetapi juga wildcard yang tidak terkendali.

Zanac berbalik menghadap Renner dengan sikap sok kuat, seolah-olah itu akan menghilangkan kesedihannya.

“Tetap saja, aku merasa sulit untuk mempercayai Empire sebenarnya akan mengimpor barang-barang dari Sorcerous Kingdom.”

“… Yah itu cara yang membosankan untuk mengubah topik, bukannya aku keberatan … hm, kenyataannya menjadi kerajaan bawahan seperti Empire tidaklah seburuk seperti yang dibayangkan kan?”

Barang-barang yang paling banyak diekspor dari Sorcerous Kingdom ke Empire dalam hal pendapatan yang mereka hasilkan adalah undead. Sepertinya mereka dibedakan berdasarkan kategori-kategori seperti pekerja kasar, pekerja militer, transportasi kargo, dan lain sebagainya.

“Oy oy, kita membicarakan tentang undead, ingat? Musuh mahluk hidup?”

“Tetapi mereka tidak membutuhkan makanan dan tidak merasakan lelah. Terus terang, mereka merupakan jenis pekerja terbaik yang bisa kau harapkan. Kakak benar tentang pemikiran mengimpor undead Sorcerous King ke kerajaan kita akan memiliki resiko karena pada dasarnya kita mengizinkan tentara kerajaan lain ke tanah kita sendiri. Tetapi di sisi lain, itu juga merupakan isyarat kepada Sorcerous Kingdom bahwa pengikutnya tidak memiliki apa pun untuk disembunyikan dari mereka. Mereka pada dasarnya menyerahkan ujung tali yang telah mereka tempatkan pada diri mereka sendiri pada Sorcerous Kingdom.”

Renner mengangkat kepalanya ke arah langit-langit.

“Dalam beberapa hal, ini adalah sikap mengagumkan yang bisa kita pelajari. Ini adalah cara terbaik untuk menunjukkan bahwa mereka dapat dengan mudah mengancam kita.”

“Itu benar, jika atasan tidak bisa mempercayai bawahan mereka, pasti lebih meyakinkan menanamkan kekuatan pada yang lebih lemah dari mereka. Aku agak bisa memahami tindakan Empire jika aku melihatnya dari perspektif itu. Sepertinya E-Rantel dan Dwarf Kingdom di pegunungan Azerlisia telah memulai hubungan perdagangan. Mereka bertukar penambang undead dan bahan-bahan mentah biji-bijian dan peralatan pertanian berkualitas tinggi yang dibuat para dwarf.”

Ini sesuai dengan informasi yang mereka terima dari mata-mata mereka di E-Rantel, yang telah bertemu dengan beberapa dwarf.

“Pengangkutan kargo di dalam pegunungan Azerlisia dapat dengan mudah ditangani oleh undead. Tampaknya biaya pengiriman dan tenaga kerja pada dasarnya dapat diabaikan sedemikian rupa sehingga lebih murah bagi mereka untuk membeli dari para dwarf daripada dari kita.”

“Benar.”

“-apakah kita mengabaikan rencana untuk membentuk aliansi dengan Council State?”

“Ah ya, itu sedang dalam proses, tapi situasinya tidak bagus. Meskipun Dragon Lord telah menyetujuinya, kita masih membutuhkan lebih banyak waktu untuk meyakinkan perwakilan ras lain. Meskipun jika ini gagal, prospek aliansi tidak akan sepenuhnya dikesampingkan, masih ada banyak hal yang harus di diskusikan.”

Itu hanya sebagian benar.

Aliansi anti-Sorcerous Kingdom terbentuk secepat siput, namun prosesnya tetap mulus. Mereka berada pada tahap mengandalkan kedermawanan dan solidaritas kerajaan-kerajaan lain yang harapannya mereka akan menandatangani pakta penguatan bersama di seluruh biaya, dengan kata lain, itu adalah hubungan yang tidak dapat diandalkan tanpa perjanjian tertulis. Sesuatu seperti itu tidak bisa diumumkan secara publik sebagai aliansi.

Ada terlalu banyak hal yang harus dilakukan untuk membentuk aliansi yang kuat, mereka akan membutuhkan setidaknya beberapa bulan untuk menyelesaikannya.

“Begitukah? … Akan sangat bagus jika kita bisa membentuk aliansi militer sesegera mungkin. Nah, onii-sama, kapan kakak berencana untuk naik takhta? Aku merasa sudah waktunya bagimu untuk memenuhi janjimu.”

Janji yang dia tanyakan adalah tentang Renner yang akan bekerja bersama Zanac dengan imbalan sebuah tanah untuk hidup secara rahasia bersama Climb, serta izin untuk melakukannya.

“Tentang itu, tunggu sebentar. Tentunya kau sudah tahu bagaimana prosedur mengajukan proposal tidak resmi kan? Aku sudah berbicara dengan ayah kita dan kita telah memutuskan untuk menunggunya mengajukan kebijakan utama terakhirnya sebelum membuat keputusan selanjutnya.”

Jika raja melakukan kesalahan fatal dalam mengelola kerajaan, dia akan memikul tanggung jawab dan turun tahta.

Jika dia tidak membuat kesalahan, dia hanya akan mengusulkan lebih banyak kebijakan yang dirancang untuk mengecewakan kaum bangsawan, memungkinkan membuat sang pangeran memberikan kesempatan untuk mengusulkan langkah-langkah yang meringankan untuk mengurangi ketidakpuasan mereka. Raja kemudian akan turun tahta dengan cara yang akan menguntungkannya dengan para bangsawan. Meskipun stigma negatif dapat ditinggalkan pada masa pemerintahan raja sebelumnya, manfaatnya bagi keluarga kerajaan jauh melebihi kerugiannya.

“Omong-omong, bagaimana kabar panti asuhannya? Apakah kau berencana memasak sesuatu untuk mereka lagi? Apakah kau memerlukan dukungan finansial?”

“Itu tidak perlu, uang sakuku cukup untuk menjalankannya.”

Seharusnya ada sekitar 50 orang disana.

Panti asuhan itu merupakan panti asuhan yang sangat penting, mungkin yang terbesar di antara semua panti asuhan di Kingdom. Meskipun begitu, Renner tidak mencari dukungan eksternal dalam menjalankan operasi panti asuhan, yang didanai sepenuhnya melalui dompet pribadinya. Meskipun sebagai putri ketiga, uang sakunya tidak banyak, itu secara substansial meningkat setelah dua kakak perempuannya dinikahkan. Jelas bukan tidak mungkin baginya untuk mendanai panti asuhan sendiri, tetapi pengurangan besar-besaran jumlah pelayan yang melayaninya sangatlah efektif untuk tambahan biaya.

Ketika dia memikirkannya, saudara perempuannya sepertinya hanya memakai satu set pakaian itu saja.

Keluarga kerajaan seharusnya tidak pernah melakukan sesuatu yang akan membuat bangsawan memandang rendah mereka. Zanac merasa agak jengkel tetapi juga bangga bahwa Renner tahu cara membelanjakan dana dengan bijak.

“Hmm, apakah kau ingin aku membagi sedikit uang sakuku padamu? Bagaimanapun, panti asuhan merupakan prestasi yang mengesankan di mata warga.”

“Aku tidak bisa membiarkan itu.”

Penolakannya tidak seperti biasanya.

“Jika ada anak-anak yang luar biasa di panti asuhan, aku bermaksud untuk membawa mereka bersamaku ke tanahku. Aku tidak akan membiarkanmu mengambil salah satu dari tenaga kerja prospektifku~”

” Aah, jadi itu rencanamu? …… ”

“Tepat, aku telah meminta Brain-san untuk membantu melatih mereka dalam ilmu pedang. Mereka juga harus segera mulai sekolah. Usahaku untuk mengasuh mereka baru saja dimulai.”

“Lalu bagaimana dengan anak-anak yang tidak begitu luar biasa?”

“Bahkan jika mereka hanya bisa melakukan perhitungan sederhana atau menulis, akan ada pekerjaan yang menunggu mereka di suatu tempat. Semuanya akan beres.”

“Jadi, kau tak apa-apa jika aku mengambil sisanya?”

“Jika kakak melakukan itu, itu akan membuatku sangat bahagia. Aku tidak perlu khawatir beberapa anak akan dibiarkan begitu saj— ”

Ucapan Renner terputus oleh suara seseorang yang mengetuk pintu dengan keras.

“-Apa, apa yang terjadi? Kenapa ribut sekali!”

Saat Zanac mengangkat suaranya, pintu tiba-tiba terbuka.

“Yang mulia! Keadaan darurat!”

Seorang bangsawan mengenakan setelan hakim yang sangat akrab untuknya berlari ke ruangan. Dia adalah salah satu pejabat yang bertanggung jawab dalam urusan internal. Digenggam erat di tangannya adalah sepotong perkamen.

“Apa yang terjadi!”

Zanac memandangi sebuah perkamen yang disajikan kepadanya dan ekspresi terkejut bisa terlihat di wajahnya. Seolah-olah dia tidak bisa memahami isinya. Tidak, itu lebih seperti dia tidak percaya.

“Apa yang terjadi?”

Zanac tidak memiliki kekuatan untuk menjawab, sebaliknya, dia hanya menyerahkan kertas perkamen kepada Renner dalam diam. Dan kemudian-

“Hah?”

Suara yang dia buat tidak seperti dirinya yang biasa, itu terdengar seperti dia benar-benar tercengang.

{Oh, lihat, dia mengekspos sisi manusianya lagi.} Zanac menyeringai seolah dia baru saja menyerah pada keputusasaannya.


Overlord (LN)

Overlord (LN)

Ōbārōdo, オーバーロード, 不死者之王, 오버로드
Score 9
Status: Ongoing Type: Author: Artist: Released: 2010 Native Language: Japanese
Pada abad ke-21, dunia memasuki tahap baru VR Games ... dan "YGGDRASIL" dianggap di atas semua MMORPG ... tetapi, setelah mengumumkan bahwa semua servernya akan mati, game internet 'YGGDRASIL' ditutup ... atau seharusnya terjadi, tetapi untuk beberapa alasan, karakter pemain tidak keluar beberapa waktu setelah server ditutup. NPC mulai menjadi sementara. Seorang pemuda normal yang mencintai bermain game di dunia nyata tampaknya telah diangkut ke dunia alternatif bersama dengan guildnya, menjadi penyihir terkuat dengan penampilan skeleton, Momonga. Dia memimpin guildnya "Ainz Ooal Gown" menuju petualangan fantasi legendaris yang belum pernah terjadi sebelumnya!

Comment

Options

not work with dark mode
Reset